Bisnis Lele Dari Bibit, Panen, Pemasaran Hingga Pembukuan

Bisnis Lele Dari Bibit, Panen, Pemasaran Hingga Pembukuan

Ikan lele merupakan jenis ikan air tawar. Saat ini lele telah menjadi ikan favorit di kalangan masyarakat. Sehingga permintaan lele dipasaran terus meningkat. Bagi Anda yang ingin menekuni bisnis lele ini sangatlah mudah. Kebutuhan modal yang dibutukan terbilang kecil serta perawatannya sangat mudah. Prospek bisnis ternak lele pemula ini sangat menjanjikan.

Pemilihan Bibit Ikan Lele

  • Berasal dari Budidaya Ikan Lele

Cara yang pertama adalah memastikan bahwa bibit yang akan Anda beli memang berasal dari budidaya ikan lele, bukan bibit dari sembarangan. Anda bisa membeli benih ikan lele tersebut langsung kepada peternak bibit ikan lele, banyak petani ikan yang khusus menjual bibit lele. Jangan membeli benih lele di pasar ikan, karena bisa dipastikan Anda tidak akan mengetahui riwayat indukannya.

  • Kondisi Fisik Lengkap

Cara memilih bibit ternak lele yang bagus kedua adalah memastikan bahwa kondisi fisiknya lengkap seperti sirip, ekor dan antena. Memang kita tidak bisa memilih satu per satu benih ikan lele yang akan Anda beli. Namun paling tidak Anda bisa mengamati lebih teliti sebagian besar bentuk fisik dari benih ikan tersebut.

  • Bibit dalam Kondisi Sehat

Kesehatan bibit ikan lele ditandai dengan gerakan yang aktif, lincah dan tidak loyo. Anakan ikan lele terbebas dari segala macam penyakit seperti gatal, herpes, atau jamur/parasit. Ikan lele yang tidak sehat biasanya akan lebih banyak diam dan mengambang di atas permukaan air, badan penuh luka dan nafsu makan yang menurun.

  • Ukurannya Seragam

Ukuran benih lele yang tidak seragam akan mengakibatkan pertumbuhan lele menjadi tidak serempak. Ikan lele bersifat kanibal, jika lapar maka ikan lele yang berukuran besar akan memangsa lele lain yang ukurannya lebih kecil. Jika kita menghendaki ukuran benih 5 cm maka sebaiknya toleransi benih ukuran 4 cm dan 6 cm masing-masing tidak lebih dari 10 % populasi.

  • Riwayat Induk/Keturunan.

Berasal dari induk yang unggul. Bukan hasil pemijahan (perkawinan) dengan tingkat kekerabatan yang dekat (inbreeding).

  • Riwayat Penyakit

Ikan pernah sakit atau tidak? Jika benih lele pernah sakit tanyakan bagaimana kronologis dan cara penanganannya. Apakah menggunakan antibiotik, vitamin, atau probiotik, atau bahkan perlakuan teknis saja. Tidak disarankan menggunakan antibiotik dengan dosis berlebihan karena penyakit/bakteri akan bersifat kebal sehingga memerlukan dosis yang lebih tinggi.

Pembesaran Benih Lele

  • Budidaya Lele Pembesaran Dalam Kolam Terpal

Pada dasarnya metode budidaya lele sistem kolam terpal merupakan solusi untuk beberapa kondisi antara lain lahan sempit, modal kecil serta solusi untuk daerah minim air. Ikan lele merupakan ikan yang memiliki beberapa keistimewaan dan banyak diminati orang.

Budidaya lele tergolong mudah. Selain tidak memerlukan air dalam jumlah banyak, ikan lele juga relatif tahan terhadap penyakit. Pengaturan suhu air dan pemberian pakan cukup merupakan kunci keberhasilanbudidaya lele. Selain lebih mudah dipelihara, ikan lele juga cepat dalam pertumbuhannya. Dengan kondisi air buruk, ikan lele mampu bertahan hidup dan berkembang baik, dengan demikian solusi ternak leledalam kolam terpal menjadi alternatif yang perlu dicoba.

Budidaya lele dumbo sistem kolam terpal mendatangkan peluang usaha yang cukup menjanjikan dan tidak memerlukan modal usaha besar. Analisisbudidaya Lele dapat dilakukan dalam berbagai model untuk konsumsi dan pembibitan. Budidaya lelepembesaran merupakan upaya ternak Lele sampai ukuran layak konsumsi. Biasanya dari berat 1 ons sampai 1 kg per ekor.

  • Persiapan Pembuatan Kolam Terpal Budidaya Lele Pembesaran

Persiapan untuk budidaya lele dengan kolam terpal meliputi persiapan lahan kolam, persiapan material terpal, serta persiapan perangkat pendukung. Lahan yang perlu disediakan disesuaikan dengan keadaan maupun kapasitas budidaya lele. Untuk budidaya lele pembesaran sampai tingkat konsumsi bisa digunakan lahan dengan ukuran 2 x 1x 0.6 meter. Model pembuatan kolam dapat dilakukan dengan menggali tanah kemudian diberi terpal atau membuat rangka dari kayu kemudian diberi terpal. Cara pertama membuat terpal tahan lebih lama.

  • Penebaran Bibit Ikan Lele Budidaya Lele Pembesaran

Pengisian air dilakukan secara bertahap. Saat penebaran pengisian air hanya setinggi 40 cm agar bibit ikan lele tidak terlalu sulit mengambil oksigen. Penebaran bibit pada budidaya lele dalam kolam terpal yaitu bibit ikan lele berukuran 5-7 cm dengan kepadatan 40 ekor/m2. Waktu pemeliharaan antara 2-4 bulan, tergantung pada ukuran panen yang dikehendaki.

  • Pemeliharaan Ikan Lele Budidaya Lele Pembesaran

Pada umur tujuh hari ketinggian air ditambah menjadi 50 cm. Ada baiknya disediakan rumpon atau semacam perlindungan untuk ikan lele. Karena lele merupakan ikan yang senang bersembunyi di daerah tertutup.

Pemberian pakan dilakukan sehari tiga kali, yaitu pagi, siang, dan sore hari. Pakan diberikan sedikit demi sedikit sampai tidak ada lagi ikan lele yang mengejar pakan. Jika di lingkungan tersedia pakan alami seperti bekicot, kerang, keong emas, rayap dll, bisa diberikan makanan alami tersebut. Makanan alami selain bisa menghemat pengeluaran juga memiliki kandungan protein tinggi sehingga pertumbuhan ikan lelelebih cepat.

Penggantian air dilakukan seminggu sekali, kurang lebih 10-30% dari volume air kolam, agar kolam tidak terlalu kotor serta untuk mengurangi serangan penyakit. Penyakit pada ikan lele mudah menyerang pada air dalam kondisi kotor. Pada usia satu bulan dilakukan seleksi ikan lele. Biasanya ikan lele mengalami pertumbuhan yang tidak sama, sehingga jika tidak dipisahkan maka ikan lele dengan ukuran kecil akan kalah bersaing dalam berebut makanan. Selain itu, pisahkan jika ada ikan yang terindikasi terserangpenyakit agar tidak menular.

Pada usia dua bulan, ikan lele telah siap untuk konsumsi atau jika menghendaki ukuran lebih besar,budidaya lele bisa dilakukan selama 3-4 bulan.

Pemasaran Ikan Lele

Berikut beberapa tips yaang bisa anda coba untuk memasarkan lele yang sudah anda panen.

  • Tawarkan ke penjual pecel lele

Tidak ada satu kotoapun terutama di jawa yang tidak ada penjual pecel lele. Di Jakarta saja setiap hampir setiap kawasan ada penjual pecel lele yang bisa dibilang selalu ramai. Disini anda bisa menawarkan jalinan kerjasama untuk mensuplai lele bagi setiap usaha-usaha ini. Untuk itu, penting bagi anda untuk membagi kolam sedemikian rupa sehingga anda bisa memastikan kesinambungan panen untuk memenuhi permintaan tiap penjual pecel lele.

  • Penawaran sebagai supplier Pasar

Lele tidak hanya banya dijual sebagai sajian di warung pecel lele, tetapi juga termasuk sajian yang banayak digemari di rumah tangga. Anda bisa menawarkan diri sebagai supplier bagi pedagang di pasar. Untuk pemasaran sebagai supplier pasar, anda harus sedikit bersiasat untuk mengalahkan supplier lama.

  • Penawaran Ke Produsen Makanan Berbahan Lele

Saat ini banyak sekali usaha-usaha makanan yang menggunakan bahan baku Ikan Lele. Mulai dari bisnis kerupuk ikan lele, abon lele, dendeng lele, nugget lele hingga siomay lele sudah tersedia di era sekarang ini.

Kondisi ini dapat Anda manfaatkan untuk menawarkan lele Anda ke produsen-produsen makanan ini. Karena dalam usaha ini suplai bahan baku adalah hal yang sangat penting. Tawarkan kerja sama sehingga Anda bisa menjadi suplier untuk bahan baku dari bisnis mereka.

  • Bekerjasama Dengan Pengepul

Menjalin kerja sama dengan pengepul merupakan salah satu cara yang sangat praktis untuk memasarkan hasil ternak Anda. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk bisa bertemu dengan pengepul. Kadangkala pengepul sendiri yang akan menawarkan kerja sama ketika mengetahui Anda beternak Ikan Lele. Saat menjalin kerja sama, perhatikan penawaran harga yang diberikan. Jika perlu, carilah beberapa pengepul agar Anda bisa membandingkan harga yang ditawarkan.

  • Diolah Sendiri

Kondisi lele yang overweight akan menyulitkan peternak untuk bisa menjualnya. Apabila Anda merasa kesulitan untuk menemukan usaha yang menggunakan bahan baku lele, maka Anda bisa mengambil inisiatif untuk mengolahnya sendiri. Anda bisa membuatnya menjadi nugget lele, kerupuk lele, ataupun abon lele sehingga lele tersebut tetap memiliki nilai komersial yang tinggi.

  • Kerjasama Dengan Restoran

Selain bisa memasarkan ke penjaja pecel lele, Anda juga bisa menawarkan Ikan Lele Anda ke depot ataupun restoran. Tidak sedikit depot maupun restoran yang juga menyediakan masakan dengan bahan dasar lele. Oleh karena itu, Anda bisa memanfaatkan peluang ini untuk memasarkan lele Anda ke mereka.

  • Kerjasama Dengan Supermarket

Karena banyaknya penggemar Ikan Lele, sehingga tidak heran apabila ikan ini juga menjadi salah satu produk ikan di supermarket. Bisa masuk ke pasar ini akan menjadi keuntungan besar untuk Anda. Karena biasanya supermarket menawarkan harga yang lebih untuk Anda.

Pembukuan Ternak Lele

Nah ini yang sering di abaikan oleh pebisnis pemula masalah pembukuan. Ada beberapa hal yang harus diketahui oleh pengusaha, kenapa pembukuan keuangan itu penting.

  • Mengetahui Asal Uang

Adanya pembukuan keuangan pada usaha, akan membantu dalam mengetahui dari mana asal uang yang Anda dapatkan. Selain itu, Anda juga bisa mengetahui kemana larinya uang yang ada pada usaha Anda. Hal ini mungkin menjadi dasar bagi para pelaku bisnis, tapi tak banyak pelaku bisnis yang melakukan hal ini.

  • Kemana Uang Mengalir

Dengan adanya pembukuan usaha, Anda pun bisa mengetahui kemana saja uang itu berlari dan keluar. Sebab, dengan pembukuan, Anda pasti mencatat uang masuk dan keluar. Sehingga kamu tahu berapa uang yang sudah Anda keluarkan dan berapa uang yang Anda dapatkan dalam setiap harinya, mingguan, maupun setiap bulan.

  • Melindungi Harta Usaha Anda

Banyak yang menganggap keuangan usaha bukanlah hal penting. Padahal dengan adanya pembukuan usaha bisa membantu dalam melindungi harta usaha. Karena dalam pembukuan, Anda bisa mengetahui jumlah harta yang Anda miliki, berapa jumlah penyusutannya, dan berapa banyak modal yang masih Anda miliki. Disinilah keuangan usaha bisa terpantau.

  • Ada Catatan Transaksi

Berapa banyak jumlah transaksi yang terjadi dalam satu hari ini? Kalo usaha Anda masih dalam skala kecil dan hanya ada transaksi sedikit, mungkin masih bisa mengingatnya. Tapi, kalo transaksi usaha yang Anda miliki sudah dalam jumlah yang banyak? Apakah kamu bisa menghafalnya?
Belum tentu. Setiap hari akan ada transaksi masuk maupun transaksi keluar. Tak mungkin Anda menghafal semuanya? Banyak orang yang beranggapan bahwa ia bisa mengingat semua transaksi bisnisnya. Padahal itu hanya omong kosong, kecuali memang transaksi yang terjadi hanya satu dua dalam satu hari. Disinilah pentingnya pembukuan keuangan usaha untuk kesuksesan bisnis. Anda akan mengetahui jumlah transaksi sebenarnya bukan hanya menerka-nerka.

  • Mengetahui Posisi Keuangan

Berapa jumlah uang hasil usaha yang Anda miliki saat ini? Sudah berapa lama Anda menyimpan untuk mendapatkan uang itu? Berapa banyak tambahan modal dan harta yang Anda miliki sekarang? Apakah Anda tahu?

Jika Anda hanya mengira-ngira dan Anda tidak memiliki catatan atau pembukuannya, tentu Anda akan sulit mengetahui hal itu. Banyak pengusaha yang mengabaikan pembukuan usahanya hingga ia pun tidak tahu seberapa banyak harta yang telah ia kumpulkan dari hasil usaha yang dimiliki.

  • Mudah dalam Membuat Laporan Keuangan

Ketika Anda menjalankan pembukuan keuangan usaha dengan baik, Anda akan mudah dalam menyusun laporan keuangan usaha. Dengan adanya laporan keuangan, akan memudahkan Anda dalam mendapatkan pinjaman, maupun untuk melapor pajak. Dengan laporan keuangan yang baik dan sesuai, petugas pajak pun tidak akan sulit dalam menilai laporan keuangan usaha Anda. Disinilah untungnya melakukan pembukuan usaha pada bisnis Anda.

Agar usaha yang Anda jalankan bisa sukses, sudah sewajarnya Anda harus melakukan pembukuan keuangan usaha. Dengan adanya pembukuan, Anda bisa dengan mudah dalam menjalankan sebuah bisnis. Jika Anda masih bingung gimana melakukan pembukuan keuangan untuk bisnis, sebaiknya Anda menggunakan software pembukuan.

Anda bisa mencoba software pembukaun ini secara gratis, klik disini

Jadi tidak ada alasan lagi bisnis Anda tidak melakukan pencatatan keuangan atau pembukuan.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *