Pentingnya Mengelola Kas Bisnis Anda

Apakah Anda tahu bahwa bisnis milik Anda masih punya uang yang cukup untuk bertahan di dunia bisnis? Masalah yang berkaitan dengan arus kas merupakan salah satu alasan yang paling utama mengapa usaha usaha kecil kerap mengalami bangkrut. Karena tingkat penjualan tinggi tidak akan mampu membantu Anda ketika bisnis Anda tidak punya uang tunai guna membayar tagihan-tagihan maupun untuk berinvestasi di masa yang akan datang.

Oleh karena itu sangat penting bagi Anda tahu perkiraan cash flow forecast atau arus kas dan juga laporan arus kas secara akurat. Namun sebenarnya peran apa yang dimainkan oleh masing-masing di dalam proses planning serta bagaimanakah mereka bisa membantu Anda untuk mengelola posisi arus kas bisnis Anda? Nah, berikut ini penjelasannya.

Manfaat Adanya Arus Kas Bisnis

Dengan memperkirakan serta menyiapkan arus kas yang dipikirkan dengan matang, bisa melihat di bulan mana yang punya banyak kemungkinan Anda akan mengalami surplus tunai ataupun di bulan mana nantinya Anda bisa memperoleh defisit. Nah, hal tersebut sangat penting untuk beberapa alasan seperti di bawah ini:

  1. Membantu untuk Mengidentifikasi Masalah Potensial

Akan menjadi masalah yang besar bagi usaha yang Anda jalankan apabila kekurangan uang tunai. Namun dengan akuratnya perkiraan arus kas tentunya bisa membantu Anda untuk bisa menemukan di mana letak potensi kegagalan di bulan sebelumnya. Dengan begitu maka bisa meminimalisir atau mencegah dampaknya.

Selain itu, dengan mengetahui dampak apa yang nantinya akan terjadi tentunya bisa Anda ambil kesempatan untuk mengambil langkah-langkah guna mengurangi dampak kekurangan arus kas tersebut. Misalnya Anda bisa meningkatkan tagihan hutang, membuat faktur yang lebih awal, menarik garis kredit dari Bank Anda ataupun melakukan rekonstruksi pembiayaan ulang terhadap hutang-hutang. Anda juga bisa memastikan bahwa Anda punya uang tunai untuk membayar gaji maupun membayar tagihan.

  1. Membantu Bisnis Supaya Tetap Untung

Apabila Anda punya perkiraan terkait defisit kas melalui pencatatan arus kas, maka mungkin saja hal tersebut bisa mempengaruhi kemampuan Anda terhadap pendanaan proyek pemasaran, membayar karyawan ataupun pertumbuhan perusahaan.

  1. Membantu Meyakinkan kepada Pihak Bank

Ketika Anda ingin mengajukan pendanaan ke bank, maka kreditor tentunya ingin melihat terkait perkiraan keuangan Anda untuk mereka jadikan sebagai penentu kemampuan masa depan perusahaan Anda untuk membayar pinjaman lagi. Tentunya perkiraan arus tersebut haruslah berisi tentang perkiraan pendapatan tunai bisnis Anda dalam jangka waktu serta pengeluaran tunai bisnis Anda setiap bulannya.

Kangen merekonsiliasi kedua angka tersebut yaitu ekstrak pengeluaran yang didapatkan dari pendapatan tunai akan memberikan beberapa asumsi untuk kemudian dimainkan. Memang bukan perkara yang mudah untuk membuat estimasi arus kas pada suatu usaha, yang mana Anda juga harus menghitung arus kas masuk bersih dan pengeluaran investasi per tahun setelah usaha Anda dijalankan.

Karena variabel yang didapat ada banyak dan juga individu yang terlibat juga banyak, maka arus kas akan menjadi lebih rumit sehingga akan banyak kesalahan pada estimasi yang tidak bisa dihindari. Oleh karena itu perlu untuk bekerjasama antara bagian keuangan dengan yang lainnya di dalam sebuah bisnis supaya menghindari hal tersebut.

  1. Mengelola Utang dengan Baik

Pentingnya mengelola kas bisnis Anda juga memiliki manfaat untuk mengelola utang secara baik. Apalagi berhutang pada dunia bisnis sudah menjadi hal yang lumrah. Biasanya saat pelaku bisnis berhutang mereka pun akan mempertimbangkan arus kas usahanya di waktu yang akan datang untuk bisa melakukan suatu pengeluaran atau hasil dari dana yang sudah dipinjam tersebut.

Dengan begitu, mau tidak mau Anda harus punya arus kas positif supaya Anda bisa membayar cicilan utang dengan tepat pada waktunya. Pada umumnya perusahaan punya pinjaman jangka panjang serta rekening kredit jangka pendek yang mana setiap pinjaman tersebut selalu membutuhkan pembayaran secara bulanan. Nah, dari adanya kewajiban pembayaran tersebut tentunya setiap bulan bisa membatasi arus kas, yang mana jumlah uang yang semestinya dipakai berinvestasi tentunya akan berkurang.

Oleh karena itu, dengan adanya arus kas tersebut maka Anda dapat melakukan penghitungan yang matang dan mengembangkan bisnis Anda supaya tetap berjalan lancar walaupun masih punya hutang.

  1. Memantau secara Rutin Kondisi Keuangan Bisnis

Apabila arus kas dikelola dengan baik tentunya bisa membantu Anda untuk mengorganisir bisnis. Karena fungsi arus kas tersebut bisa menunjukkan aliran keluar dan masuk kas perusahaan untuk satu periode tertentu tentunya dengan melalui arus kas Anda pun bisa memantau secara rutin polisi keuangan bisnis Anda.

Selain itu, Anda juga bisa tahu dengan jelas sumber pemasukan dana serta apa saja yang membutuhkan uang. Nah, jika Anda mendirikan bisnis masih belum lama maka sebaiknya Anda membuat daftar pengeluaran yang biasanya dikerjakan hanya sekali. Keluaran tersebut juga sudah mencakup item yang akan dibayar seperti pembelian furniture, properti, konstruksi dan lain sebagainya.

Di samping itu, Anda juga dituntut untuk memfokuskan diri pada pengeluaran yang sudah terlewat. Pengeluaran bulanan tersebut misalnya seperti cicilan bulanan, website hosting, gaji karyawan dan lain sebagainya. Sedangkan untuk menyusun arus kas pada bisnis Anda, maka Anda harus jujur serta memiliki sikap yang seobjektif mungkin. Namun jika hasil akhirnya lebih banyak pengeluaran daripada pemasukan, maka Anda harus segera melakukan kebijakan untuk pemotongan anggaran supaya kondisi keuangan pada bisnis Anda masih dalam level aman.

Fungsi Dana untuk Mengelola Arus Kas

Hal yang paling penting dan menjadi dasar di dalam pengelolaan arus kas yakni paham dengan fungsi-fungsi dana. Apakah dana tersebut dipakai untuk investasi atau bahkan hanya disimpan. Fungsi dana tersebut dibagi ke dalam tiga bagian:

  • Fungsi likuiditas

Fungsi dana pertama yaitu sebagai pemenuhan kebutuhan operasional dan dapat dicairkan dengan lebih cepat tanpa ada risiko pengurangan investasi di awal.

  • Fungsi anti inflasi

Fungsi dana yang selanjutnya yaitu fungsi anti inflasi. Dana yang hanya disimpan dengan bertujuan supaya terhindar dari risiko penurunan terhadap daya beli di kemudian hari bisa dicairkan secara lebih cepat.

  • Capital growth

Anak yang tersedia untuk digunakan sebagai penambahan kekayaan di dalam jangka waktu yang panjang.

Tips Mengelola Arus Kas

Berikut ini akan kami sajikan tips untuk mengelola arus kas bisnis Anda. Sebab ada beberapa hal yang harus Anda lakukan di dalam manajemen keuangan bisnis supaya arus kas pada perusahaan Anda tetap bisa mengalir secara sehat. Berikut tips-tips yang bisa Anda lakukan:

  • Aturlah jadwal pembayaran kepada para pemasok dan juga kreditor supaya selalu sinkron dengan pembayaran dari client maupun konsumen
  • Sediakanlah selalu cadangan uang kas di dalam rekening bank Anda
  • Tagihlah hutang para pelanggan secara cepat
  • Jangan malu-malu untuk mengirimkan surat peringatan kepada yang berhutang ke perusahaan Anda Apabila mereka sudah ada tagihan rekening yang telah melewati tanggal yang ditetapkan
  • Jangan pelit-pelit untuk memberikan reward kepada para pelanggan yang sudah membayar tepat waktu misalnya berupa diskon atau yang lainnya

Nah, itulah tadi ulasan pentingnya mengelola kas bisnis Anda yang bisa Anda terapkan juga di perusahaan Anda. Semoga bermanfaat dan bisa Anda jadikan acuan untuk mencari cara mengelola kas secara baik.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *