Strategi Pemesaran dari Bisnis Coffee Shop

 

Semua orang mengira untuk membangun usaha kedai kopi sederhana di pinggir jalan atau membuka bisnis kopi kecil di teras rumah, yang paling penting menurut mereka adalah modal uang untuk memulainya. Mungkin setelah menyimak tips berikut, ternyata membuka bisnis kedai kopi hanya membutuhkan mimpi dan niat untuk memulainya.

SIAPA sih yang tidak ingin punya kedai kopi sendiri, kita sebagai bosnya dan kita pula sebagai pekerjanya. Sajian kopi yang masuk di daftar menu, sesuai dengan apa yang kita inginkan, terlebih lagi kita bisa eksplorasi sendiri menu-menu kopi sebagai cita rasa andalan kita. Mungkin tiap barista yang sedang bekerja, pasti mempunyai keinginan untuk membangun kedai kopi yang mereka impikan. Mereka yang menjadi bosnya, mereka juga yang menjadi head baristanya. Semua berawal dari seberapa besar niat untuk mewujudkannya.

Jika anda ingin mengetahui seluk beluk Coffee Printer, bagaimana cara kerjanya, bagaimana ia bisa menjadi andalan bisnis anda agar bisa viral, biaya operasi dsb, download ebook ini, gratis.

Masukkan detil anda dan jangan salah mengeja alamat email agar link untuk mendownload e-book tidak salah kirim.

Note: Email anda aman di tangan kami. Kami tidak akan menjual email anda kepada siapapun juga. Jika ada promosi produk, kami akan memberi info kepada anda via email address ini.

 

 

Kenapa Bisnis Butuh Pencatatan dan Pembukuan?

Dalam bisnis tingginya angka penjualan produk adalah salah satu tolak ukur kesuksesan suatu bisnis. Untuk menggapai hal tersebut, maka ada lebih dari satu hal yang perlu dilaksanakan, seperti meningkatkan kualitas produk, melakukan iklan atau promosi, memperbanyak jumlah produk dan sebagainya. Banyaknya hal yang Anda lakukan demi mencapai visi tersebut dapat membuat Anda melupakan satu hal yang sangat penting yaitu pencatatan keuangan

Pentingnya Pencatatan Keuangan pada bisnis

Angka penjualan yang tinggi belum memastikan bahwa keuntungan yang Anda dapatkan juga tinggi. Hal ini lantaran profit baru didapat sesudah Anda mengurangi jumlah pemasukan dengan jumlah modal. Kemungkinan untuk memeroleh keuntungan besar akan semakin kecil jika modal yang Anda berikan tinggi. Maka dari itu, Anda memerlukan pencatatan keuangan agar jumlah keuntungan bisnis yang Anda lakoni terlihat lebih jelas dan apakah Anda menderita kerugian atau tidak.

Lalu kenapa kita butuh melakukan pencatatan keuangan pada bisnis?

Berikut ini adalah alasan penting mengapa Anda harus melakukan pencatatan keuangan pada UKM.

Memahami Keadaan Keuangan Usaha

Selaku Pelaku usaha, peningkatan pemasukan pasti menjadi hal yang Anda inginkan tiap tahunnya. Untuk mencapai hal tersebut, maka pencatatan keuangan adalah kunci dan solusinya karena dengan melakukan pencatatan keuangan, maka Anda akan denagn mudah membandingkan keadaan keuangan bisnis Anda dari tahun sebelumnya sampai tahun ini. Anda dapat mengetahui apakah bisnis Anda memeroleh laba yang meningkat atau sebaliknya malah mengalami penurunan. Apabila demikian, maka Anda dapat mencari tahu biaya apa yang sebenarnya tidak diperlukan yang bisa Anda potong atau Anda hilangkan demi menghemat pengeluaran. Pada intinya, pencatatan keuangan adalah sarana pengawasan bagi kondisi keuangan UKM Anda baik secara umum maupun secara khusus.

Instrumen Pembuat Keputusan

Anda pasti sudah mengerti jika keuangan merupakan aspek vital dalam bisnis. Melalui pencatatan yang mana darinya Anda dapat mengetahui kondisi keuangan usaha, maka Anda juga dapat menentukan keputusan yang tepat demi masa depan UKM Anda. Contohnya, Anda mendapati hasil penjualan produk Anda tidak sama dengan target yang sudah Anda tetapkan, padahal testimoni yang diberikan pelanggan Anda selalu mengarah ke hal yang positif. Lalu tindakan yang Anda lakukan adalah memfokuskan diri ke management marketing guma memeromosikan produk UKM Anda. Namun, melalui pencatatan keuangan Anda dapat pula memerkirakan apakah UKM Anda perlu menambah jumlah karyawan, berinvestasi di alat produksi, dan kebijakan yang lain.

Melancarkan Prosedur Pelaporan Pajak

Sebagai Warga Negara Indonesia yang baik sekaligus pelaku bisnis, sudah semestinya Anda membayar sudah semestinya Anda melaporkan pajak hasil usaha Anda. Perhitungan pajak didapat dari neraca dan laporan laba rugi yang merujuk pada laporan keuangan. Bisa kita bayangkan jika pelaporan hasil pajak tidak akan tepat waktu jika Anda tidak melakukan pencatatan keuangan.

Memberi Ketentuan Tentang Kelayakan Bisnis

Tidak ada bisnis besar yang mendanai usahanya sendiri. Kebanyakan bisnis yang dijalankan mendapatkan dana dari investor untuk pengembangan bisnis. Peluang yang sama juga dimiliki oleh UKM Anda yaitu peluang mendapatkan tambahan modal dan bantuan dari pihak lain.namun pihak yang menginvestasikan dananya pasti melakukan uji kelayakan untuk menilai seberapa layak UKM Anda untuk dijadikan tempat investasi mereka. Kondisi UKM juga akan tercermin dari laporan keuangan yang menunjukkan sehat tidaknya UKM Anda.

Kenapa Perusahaan Butuh Akuntan?

Kebutuhan terhadap jasa para akuntan publik semakin tinggi. Banyak kegiatan ekonomi yang membutuhkan opini dan audit mereka. Mulai dari perusahaan yang akan menjual sahamnya lewat bursa, hingga tayangan kuis di televisi dan kontes ratu kecantikan pun membutuhkan jasa mereka.

Di era otonomi daerah dan reformasi politik saat ini, pasar akuntan publik bahkan semakin besar. Keuangan partai politik, pengajuan pinjaman, tender pengadaan barang dan jasa pemerintah, hingga perpanjangan keanggotaan sebuah asosiasi juga menghendaki keterlibatan mereka selaku auditor independen.

Para akuntan publik sepenting itu? Ya, karena demikian penting pencatatan akuntansi dan keuangan yang rapi dan akurat. Laporan keuangan yang baik dan sesuai standar akuntansi publik menjadi salah satu ciri penting perusahaan atau asosiasi yang baik dan profesional. Dari laporan keuangannya, sebuah perusahaan atau asosiasi akan terlihat kinerja keuangannya. Sang pemilik perusahaan pun dapat menggunakan laporan keuangan untuk melihat perkembangan bisnisnya.

Bagi perusahaan, laporan keuangan yang baik juga sangat berguna untuk keperluan pengembangan usaha, termasuk untuk keperluan penambahan modal dari sumber luar. Tapi tidak mudah menyusun laporan keuangan yang baik dan sesuai standar akuntansi publik yang berlaku. Memerlukan tenaga ahli di bidang akuntansi serta sistem akuntansi yang memadai. Di sinilah dibutuhkan bantuan akuntan publik.

Profesi akuntan publik lebih ngetop lagi, antara lain, karena fee atau honor mereka sering dihitung per jam. Bahkan dibayar dalam mata uang asing. Mahalnya fee akuntan publik sering dikeluhkan oleh banyak perusahaan—apalagi yang skalanya kecil—ketika mengikuti tender pengadaan barang dan jasa. Padahal tidak ada jaminan mereka akan menang tender.

Di zaman serta Internet saat ini, sebagian akuntan publik pun telah melayani kliennya secara online, alias tidak memerlukan interaksi langsung dengan kliennya—hanya dibutuhkan media penghubung antara dua pihak, yakni Internet.

Jasa akuntan publik antara lain dalam hal pembuatan laporan keuangan dan hal-hal yang terkait dengannya, dan jasa audit. Dalam soal akuntansi, jasa mereka meliputi bidang pembukuan, akuntansi, audit dan laporan keuangan untuk keperluan pajak.

Perusahaan yang belum memiliki staf akunting biasanya membutuhkan jasa pembukuan dari para akuntan publik, yang meliputi:

  • General Ledger (Buku Besar)
  • Accounts Payable (Hutang Usaha)
  • Accounts Receivables (Piutang Dagang)
  • Bank Reconciliation (Rekonsiliasi Bank)
  • Inventory (Persediaan Barang
  • Fixed Asset (Harta Tetap)

Jasa akutansi dari para akuntan publik akan Anda butuhkan bila perusahaan Anda memerlukan laporan keuangan dan analisisnya. Yakni dalam hal:

  • Accounting Setup (Pembuatan Sistem Akuntansi)
  • Income Statement (Laporan Laba-Rugi)
  • Balance Sheet (Laporan Neraca/Harta)
  • Cash Flow (Laporan Arus Kas)
  • Budgetting (Anggaran/Bujet)
  • Financial Statement (Laporan Keuangan)
  • Financial Analysis (Analisis Keuangan)
  • Management Report (Laporan Manajemen)

Jasa audit (memeriksa laporan keuangan) yang dilayani oleh Akuntan Publik berupa transaksi dan/atau catatan akuntansi dan/atau laporan keuangan untuk memastikan transasi tersebut telah diotorisasi, disajikan dalam catatan akuntansi, dan dungkapkan dalam laporan keuangan yang tepat dan akurat. Sedangkan jasa pajak mereka antara lain dalam penyusunan laporan pajak seperti SPT Masa, SPT Tahunan, Faktur pajak dan Konsultasi pelaporan pajak yang benar.

Makin ngetopnya profesi akuntan publik mengajarkan kepada Anda betapa bagusnya memiliki catatan transaksi yang rapi dan akurat sejak hari pertama Anda berbisnis. Mengapa? Soal yang satu ini lebih sering Anda lupakan. Setelah bisnis Anda berkembang—istilahnya, Anda sudah kesulitan menghitung uang—barulah Anda peduli.

Seringnya kesadaran datangnya terlambat. Perusahaan Anda terlanjur menjadi besar. Tapi catatan keuangannya berantakan. Tidak adanya catatan keuangan yang rapi dan akurat untuk keperluan Anda membayar pajak. Demikian juga catatan yang berkaitan dengan adanya transaksi penjualan dan biaya, serta perhitungan biaya produksi dan harga produk. Karena tidak mempekerjakan staf khusus yang menangani akunting, Anda sering mengambil jalan pintas: sewa saja akuntan publik!

Jika catatan transaksi keuangan bisnis Anda berantakan, jangan salahkan siapa-sapa kalau Anda kelabakan menghadapi pemeriksaan oleh petugas pajak. Anda pun dijamin lebih sering asal-asalan atau sembarangan menyebut angka laba perusahaan Anda. Harga produk juga Anda tetapkan tanpa dasar yang bisa dipertanggungjawabkan—kemahalan atau terlalu murah. Anda selaku pemilik perusahaan pasti bingung, tak tahu bagaimana melakukan pengawasan karena Anda mengantongi data tak akurat. Sampai-sampai Anda juga tidak tahu mau dibagaimanakan perusahaan Anda, karena di tangan Anda tak ada data yang dapat membantu Anda dalam mengambil keputusan yang tepat.

Jika Anda menghadapi kondisi seperti itu, Anda memerlukan bantuan para Akuntan Publik untuk menata catatan keuangan bisnis Anda. Kehadiran dan saran mereka dijamin dapat membantu menurunkan degup jantung Anda saat menghadapi pemeriksaan pajak. Anda pun akan mengetahui seberapa banyak produk yang terjual dan yang belum laku. Dan juga tahu berapa biaya yang telah Anda keluarkan. Anda juga bisa dengan pas menentukan harga produk/jasa perusahaan Anda. Dan Anda pun punya data akurat untuk melakukan pengawasan dan membuat keputusan yang tepat untuk mengembangkan bisnis Anda.

Lebih baik hadirkan atau libatkan mereka sejak perusahaan Anda masih kecil. Kalau belum mampu menggaji mereka, sewa mereka saat Anda memerlukannya. Alih-alih menghasilkan pencatatan keuangan yang rapi dan akurat, dari kehadiran mereka, staf keuangan Anda, atau Anda sendiri, dapat belajar, yang akhirnya membuat Anda tak perlu menyewa mereka lagi, karena staf Anda, dan Anda sendiri, sudah mampu melakukannya.

Menyewa ataukah menggaji karyawan yang bertugas khusus menangani akuntansi perusahaan? Sama baiknya. Yang perlu Anda pertimbangkan adalah kemampuan finansial dan kebijakan perusahaan, serta skala atau ukuran bisnis Anda.

Silakan dipertimbangkan. Yang baku, sekarang Anda telah sadar betapa penting catatan keuangan bisnis Anda. Tanpa catatan yang rapi dan akurat, pantaskah Anda berharap sukses?***

Pentingnya Catatan Transaksi

1. Jika catatan transaksi keuangan bisnis Anda acak-acakan, Anda akan:

  • Gelagapan menghadapi pemeriksaan oleh petugas pajak.
  • Anda dijamin lebih sering ngawur menyebut angka laba perusahaan Anda.
  • Harga produk juga Anda tetapkan tanpa dasar yang bisa dipertanggungjawabkan—kemahalan atau terlalu murah.
  • Anda selaku pemilik perusahaan bakal bingung, tak tahu bagaimana melakukan pengawasan karena Anda mengantongi data tak akurat.
  • Anda juga tidak tahu mau dibagaimanakan perusahaan Anda, karena di tangan Anda tak ada data yang dapat membantu Anda mengambil keputusan yang tepat.

2. Jika kondisinya seperti itu, Anda memerlukan bantuan para akuntan publik untuk menata catatan keuangan bisnis Anda.

3. Lebih baik hadirkan atau libatkan mereka sejak perusahaan Anda masih kecil. Alih-alih menghasilkan pencatatan keuangan yang rapi dan akurat, dari kehadiran mereka, staf keuangan Anda, atau Anda sendiri, dapat belajar agar mampu melakukannya tanpa bantuan mereka.

Sejarah Akuntansi

 

Akuntansi adalah pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi non-profit, dan lembaga pemerintah. Akuntansi adalah seni dalam mengukur, berkomunikasi dan menginterpretasikan aktivitas keuangan. Secara luas, akuntansi juga dikenal sebagai “bahasa bisnis”. Akuntansi bertujuan untuk menyiapkan suatu laporan keuangan yang akurat agar dapat dimanfaatkan oleh para manajer, pengambil kebijakan, dan pihak berkepentingan lainnya, seperti pemegang saham, kreditur, atau pemilik. Pencatatan harian yang terlibat dalam proses ini dikenal dengan istilah pembukuan. Akuntansi keuangan adalah suatu cabang dari akuntansi di mana informasi keuangan pada suatu bisnis dicatat, diklasifikasi, diringkas, diinterpretasikan, dan dikomunikasikan.

Sejarah akuntansi telah dimulai sejak manusia mengenal hitungan uang dan menggunakan catatan, sehingga akuntansi disebut juga sebagai seni pencatatan. Lalu, bagaimana sejarah ilmu akuntansi tersebut berkembang hingga sekarang, dimana menjadi bagian yang penting bagi pelaku usaha, pemerintah, atau pihak swasta sebagai bentuk pertanggungjawaban keuangan. Sehingga dapat diambil keputusan-keputusan penting yang tepat untuk kemajuan suatu usaha atau lembanga.

Sejarah perkembangan pemikiran akuntansi dibagi menjadi tiga periode: tahun 4000 SM – 1300 M; tahun 1300 – 1850 M, dan tahun 1850 M sampai sekarang. Masing-masing periode memberi kontribusi yang berarti bagi ilmu akuntansi. Pada periode pertama akuntansi merupakan pencatatan yang sangat sederhana, mencatat apa yang sedang terjadi dalam bisnis saat itu. Periode kedua merupakan pengembangan dari periode sebelumnya, dimana lahir double-entry bookkeeping. Pada periode ketiga, perkembangan pemikiran akuntansi tidak hanya mengenai debit-kredit, tetapi sudah menyentuh kehidupan dalam masyarakat. Perkembangan teknologi yang luar biasa juga berdampak pada perubahan ilmu akuntansi modern (Basuki, 2000 : 173).

Informasi akuntansi sangat dibutuhkan oleh pihak manajemen perusahaan, pengusaha, atau para pengambil keputusan untuk merumuskan atau menentukan jalannya perusahaan di masa mendatang. Informasi akuntansi yang dihasilkan dari laporan keuangan digunakan untuk menyusun berbagai proyeksi, misalnya proyeksi kebutuhan uang kas di masa yang akan datang. Informasi akuntansi berkaitan transaksi-transaksi keuangan dari suatu unit usaha, baik usaha jasa, dagang maupun manufaktur.Agar informasi akuntansi tersebut dapat digunakan oleh pemilik usaha, maka informasi tersebut dibuat dalam bentuk laporan yang sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan.