Error “Tidak Dapat Menghapus Jurnal Dari Transaksi”

Saat menghapus jurnal/formulir transaksi dari Buku Besar | Jurnal Umum, tampil pesan Error “Tidak dapat menghapus Jurnal dari Transaksi” seperti pada gambar berikut ini :

Hal ini disebabkan karena anda menghapus transaksi bukan dari sumber Formulir Transaksi-nya, melainkan dari Formulir Jurnal yang terbentuk, sehingga tampil pesan tersebut. Yang perlu anda lakukan adalah :

  1. Lakukan pengecekan sumber tipe dan nomor transaksi atas jurnal yang akan anda hapus tersebut. Pada gambar terlampir sumber tipe transaksi berasal dari Faktur Penjualan dengan nomor transaksi SI.2017.09.00001.
  2. Setelah diketahui sumber tipe dan nomor transaksi-nya, silakan lakukan penghapusan transaksi dari menu tipe transaksi tersebut. Pada contoh ini adalah dari modul Penjualan | faktur Penjualan, kemudian cari nomor transaksi yang dimaksud, buka formulir transaksi yang dimaksud dan hapus.

Note : kecuali untuk tipe transaksi dari Jurnal Umum, anda bisa lakukan penghapusan dari Buku Besar | Jurnal Umum. Karena memang sumber transaksi dari jurnal tersebut adalah dibuat dari Formulir transaksi Jurnal umum

 

 

Mengedit Recurring Transaction / Transaksi Berulang

Seringkali untuk membuat transaksi di program accurate yang selalu sama dalam setiap periode kita menggunakan fasilitas Recurring atau Transaksi Berulang. Lalu bagaimana jika suatu ketika transaksi berulang tsb di pertengahan jalan berubah angkanya dan ingin diteruskan dengan angka hasil perubahan itu ?

Berikut ini langkah-langkah untuk mencatat hal tsb. :

  1. Anda pastikan sudah membuat recurring atas transaksi yang dimaksud. Sebagai ilustrasi kami membuatkan transaksi Other Payment dari Kas Bank.
  2. Dari List Recurring akan terlihat spt gambar di bawah ini.
  3. Misalkan setelah 2 bulan, biaya pemasaran akan ditiadakan dan hanya ada biaya asuransi, maka yang perlu dilakukan adalah buka terlebih dahulu transaksi bulan ke-3 dengan cara klik kanan Create Invoice.
  4. Setelah itu edit transaksi pada other paymentnya menjadi seperti gambar di bawah ini.
  5. Selanjutnya klik Save and Close lalu klik Save To Master
  6. Nantinya tampilan untuk bulan selanjutnya akan berubah menjadi 500.000.

(Available for v4 & v5)

 

Saya melayani penjualan software akuntansi accurate di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Bali, Palu, Kediri, Makassar, Balikpapan, Kalimantan, Sulawesi,Banjarmasin, Papua hingga Timor Leste.

Jika Anda membutuhkan Software ACCURATE , training atau implementasi Software Accurate silahkan menghubungi saya:
Ibu Nova Sabena
HP/WA : 0812-88013642

 

Penjelasan CSID (Corporate Site ID)

Adapun penjelasannya adalah sbb :
1. CSID (Corporate Site ID) digunakan untuk meregistrasikan ALM (Accurate License Manager), jadi ketika Anda melakukan pembelian Starter Pack Accurate 5 baru (misal varian Standard) maka akan mendapatkan 2 nomor license dan 1 nomor CSID. Nomor CSID ini digunakan untuk meregistrasikan ALM (Accurate License Manager). Sedangkan ALM ini fungsinya untuk memanage 2 license yang ada. Bisa dilihat penjelasan pada link berikut http://accuratejakarta.com/2017/04/10/registrasi-accurate-versi-5/

2. Untuk membuka database yang ada di tempat lain tidak ada hubungannya dengan CSID. Jadi selama di tempat yang lain ada Accurate yang teregistrasi dan ingin akses database yang ada di beda tempat maka silahkan saja dibuka misal dengan cara buka database secara “internet”, namun kami tidak terlalu menyarankan hal ini karena riskan terhadap koneksi jaringan.
Jika dari pertanyaan Anda maksudnya adalah apakah di tempat lain tsb harus memiliki CSID atau tidak, maka jawabannya adalah ya. Karena fungsi dari CSID seperti yang dijelaskan di point 1, dan 1 CSID hanya bisa digunakan di 1 lokasi atau 1 jaringan saja.

 

Saya melayani penjualan software akuntansi accurate di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Bali, Palu, Makassar, Balikpapan, Kalimantan, Sulawesi,Banjarmasin, Papua hingga Timor Leste.

Jika Anda membutuhkan Software ACCURATE , training atau implementasi Software Accurate silahkan menghubungi saya:
Ibu Nova Sabena
HP/WA : 0812-88013642

Mengetahui secara cepat Harga Beli setiap Barang saat membuat Purchase Order

Saat Anda membuat Pesanan Pembelian/Purchase Order, Anda pasti ingin mengetahui dengan cepat, harga beli barang tersebut sebelumnya.
Ada cara yang cepat dan praktis, sehingga Anda tidak perlu melihat laporan Pembelian.
Caranya adalah :

  1. Anda membuat Pesanan Pembelian/Purchase Order
  2. Setelah Anda mengisi nama Pemasok / Vendor dan keterangan lainnya, Anda pilih barang
    apa yang mau di-order
  3. Kemudian di baris barang tersebut, Anda klik tombol kanan di mouse komputer, klik
    “Histori Harga Beli / Purchase Price History”
  4. Anda dapat mengetahui berapa harga beli barang tersebut sebelumnya.

Catatan : Cara ini dapat dipakai jika transaksi pembelian barang tersebut sebelumnya menggunakan Pemasok / Vendor yang sama dengan yang Anda buat sekarang ini.

 

 

Saya melayani penjualan software akuntansi accurate di kota besar seperti Jakarta, Depok, Bogor, Surabaya, Bandung, Bali, Palu, Makassar, Balikpapan, Kalimantan, Sulawesi, Banjarmasin, Papua hingga Timor Leste.

Jika Anda membutuhkan Software ACCURATE , training atau implementasi Software Accurate silahkan menghubungi saya:
Ibu Nova Sabena
HP/WA : 0812-88013642

 

Pengakuan PPN Keluaran ke Pemungut PPN

Bagaimana melakukan pencatatan PPN keluaran dimana waktu faktur penjualan kita tetap mengakui sebagai PPN keluaran , akan tetapi nanti saat pelunasan dari customer kita hanya mendapatkan uang sebesar nilai DPP saja, sedangkan PPN nya tidak.

Berikut adalah jawabannya :
Hal ini bisa terjadi karena customer kita berlaku sebagai pemungut pajak, maka PPN yang seharusnya kita pungut, akan tetapi customer tersebut yang pungut dan disetor sendiri oleh mereka ke kas Negara .

Contoh : Perusahaaan A menjual produk ke Perusahaan B ,
Nama Produk “ A” , harga satuan Rp. 10.000.000 Plus PPN 10 persen , maka total tagihan adalah Rp.11.000.000 ( asumsi ini transaksi PPN nya Exclude )

Cara nya adalah :

  • Tetap membuat faktur penjualan seperti biasa , buat tetap customer di kenakan PPN , sehingga tagihan nya tetap Rp. 11.000.000
    Jurnal yang terjadi adalah :
    Account Receivable( Debet ) 11.000.000
    VAT –Out ( Kredit ) 1.000.000
    Revenue ( Kredit ) 10.000.000
  • Waktu pelunasan Piutang dari Kustomer yang bersangkutan , ke menu :
    – Aktivitas
    – Penjualan
    – Penerimaan pelanggan , cari mana Kustomer B , lalu isi nama “ Bank”, isi “tanggal terima”, isi “tanggal cek” apabila pakai cek atau giro, isi “ No cek/ Giro”, Lalu klik Invoice mana yang mau di lunasi
    – Langkah selanjutnya adalah klik Kanan pada , Lalu pilih “Diskon/Infowrite off”, isi diskon info sejumlah nilai PPN , dalam hal ini contoh Rp.1.000.000 , lalu isi akun diskon dengan nama “ PPN keluaran/ VAT in / Sales Tax, Klik OK
    – Lalu Simpan, Pastiin bahwa nilai yang diterima adalah Rp10.000.000 ( sebesar Nilai DPP Saja )
    Jurnal yang terjadi dari transaksi ini adalah :
    Cash/ Bank ( Debet ) 10.000.000
    VAT- Out ( Debet ) 1.000.000
    Account receivable ( Kredit ) 11.000.000

 

Saya melayani penjualan software akuntansi accurate di kota besar seperti Jakarta, Depok, Bogor, Surabaya, Bandung, Bali, Palu, Makassar, Balikpapan, Kalimantan, Sulawesi, Banjarmasin, Papua hingga Timor Leste.

Jika Anda membutuhkan Software ACCURATE , training atau implementasi Software Accurate silahkan menghubungi saya:
Ibu Nova Sabena
HP/WA : 0812-88013642